QUOTE

My kata2 nista malam ini adalah…..

Ramai diantara kita mempunyai citarasa tinggi dalam fashion dan pemakaian.

Tapi rumah macam setinggan.

Sekian terima kasih.

#upsjanganmare

SKIPPING

Saya tahu Bahasa Inggeris saya teruk. Sebab tu saya sentiasa berusaha untuk memperbaiki penguasaan Bahasa Inggeris saya.

Saya juga sedari ada ramai yang Bahasa Inggerisnya lagi teruk daripada saya sampai kadang kadang susah nak faham. Tak mau baiki kah? Kondifeeeeen saja skipping.

EXPORT

COSTING

Memandangkan ada banyak masa menunggu flight, meh sini abang nak kongsi cerita bab buat costing.

Sekarang ni kami baru dapat order baru dari satu hypermarket ni di Jeddah. Order dia adalah consolidate. Maksudnya kontena tu dicampur campur dengan macam macam barang dari pelbagai jenis pembekal.

80% pula adalah produk makanan baru yang memerlukan kerja kerja mendapatkan kelulusan kesihatan di sana.

Jadi bila klien bagi senarai barang dia nak, perkara pertama adalah saya kena bagi harga. Jadi saya perlu sediakan ‘ Proforma Invoice’ atau bahasa mekanik atau kontraktor kadang-kadang dia panggil ‘letak harga’.

Jadi sebelum saya sediakan PI saya perlu buat calculation, apa yang klien nak, kos bahan mentah, kos kos lain yang terlibat seperti urusan pendaftaran kesihatan, urusan terjemahan bahasa arab, urusan buat stiker bahasa arab, kemudian pekerja untuk melekat stiker, tukang angkat, kos elektrik, kos sewaan, dokumentasi dan banyak lagi lah. Semua ni perlu diambil kira dengan teliti dan dimasukkan dalam kiraan kos barang.

Normal practice kita bagi dulu quotation tapi ni klien dah lama jadi terus kami keluarkan proforma invoice.

Klien setuju dengan harga tu dia sain dan kami mulakan kerja. Kami pon akan sediakan semua seperti yang tertera dalam terma a.k.a. janji kami kepada klien untuk hantar dalam masa 45 hari.

Sekiranya ada masalah di tengah jalan kami akan segera maklumkan kepada klien kami. Yang penting kami tak boleh lewat sebabnya kapal dia ada jadual dia dan dia tak boleh tunggu kita kalau terlambat atau sebagainya.

Bila semuanya selesai pastinya tak akan timbul isu klien bayar ciput kerja tak setimpal atau klien cerewet bayaran sedikit dan sebagainya sebabnya saya sendiri yang letak harga tersebut awal awal selepas diminta oleh klien dan harga tersebut dipersetujui oleh kedua pihak. Jadi tanggung jawab saya adalah tunaikan amanah seperti yang dijanjikan, ontime, tidak bagi klien saya tertunggu tunggu, pagi pagi team kami bangun awal dan masuk pejabat siapkan kerja dan kalau tak siap kami akan overtime sampai ke lewat petang. Saya pula sebagai  boss kadang kadang stay sampai lewat malam.

Yang penting kapal dapat dihantar seperti yang dijanjikan, kalau 5 hari 5 hari siap kalau 45 hari 45 harilah kena siap.

Akhirnya klien pon happy dia pon dapat berniaga dengan elok dan hubungan profesional ini berkekalan dan peluang peluang baru pon muncul hasil perhubungan  baik ni.

Lain lah kalau klien tak bayar deposit ontime ka tak bayar progress payment ka mungkin masalah sikit la kapal pon mungkin sangkut.

Nota : kadang kadang kita kena kosongkan diri kita supaya kita dapat belajar dan serap ilmu seperti sponge, bukannya salahkan keadaan sekeliling, yang rugi adalah kita juga.

INTERVIEW

1. Why did you decide to enter this space, when Malaysia has plenty of wet markets around?

This is the next, and we must start now before others started. In fact in this already starting. Everyone are going online from urban city people and even from small town to villagers. We love to be the first and we would like to claim that we are first online foodmart in Malaysia and the biggest kampung food you will get it online.

2. Does your business have a stated mission statement, the reason that this business exists?

We just want to help the cottage industry, small traders, single mother making sambal for a living, SME products etc etc and online the answer to solve their current problem in distribution network and market size. There is a loop hole and we just fill in.

3. How do you stack up against other online retailers like Tesco online, Redtick, Presto etc?

They are big, we are very small. But we are here and we are exist. We have products that they never have, unique and rare products that you never imagine and we deliver worldwide. Our competitors have their own limitation.

4. What makes you different?

As i said, we are very unique and have products that other do not have. Can you imagine more than 100 types of sambal in our inventory, 30 types of pekasam, 12 types of budu and many more and its from all over the country. There is no one till today that can offer what we can do. We are not doing different thing but they we do is do different and thats our forte.

5. How do they continue staying innovative & different to stay ahead of the competition?

As i said 100 types of sambal is something that everyone could raise an eye brow and it will never stop. The number is increasing and everyday its getting more exciting.

6. How do you market your business? How are people aware of your business?

We are very small with extremely limited capital. Its a matter of word of mouth. Our investment on marketing is our product and our service. It speaks by itself. Our client range from housewives, students, professional up to royalty. They are out ambassadors and our marketing guerilla.

7. What are the biggest issues for running this business?

Our issue is only capacity and stock. Because we are doing with small traders and 99% vendors are from this group, we have to manage this issue. But we already how to do it after 16 months of experience.

8. What is the future for this type of business?

Future is wide. Market is huge. You interview me through email where traditionally you should have an eye to eye. Technology has taken the normal practice. Its a good indication and answered already your question.

9. What are some of the local businesses that you have joined with to help sell their products?

Next month Ramadhan we are having special collaboration with BIG Grocer and some of the selected product will be there under Malay Kitchen. Go and check us out.

End of the month we are opening our first flag store in Kuala Perlis and it will be the most trendy store in Northern Region!

10. What were the challenges you faced when you began selling their products on an international level?

Quality and standard.

11. What is so special about your bestselling product?

Our bestselling is out homebrand Premium Bawang Goreng (fried shallot) and it is the most expensive bawang goreng in Malaysia. Every KL socialite is talking about this bawang goreng and available in all Istana. This bawang goreng travels across the globe and has become Malaysia food ambassador. Ungu, the Indonesian famous group has been a fan to our product, the Singapore President, Brunei Royalty, London Aristocrat, Jeddah prominent family and many more. Thanks to our loyal customer who has been a patron and promote our product as her special gift, HRH Crown Princess of Pahang.

12. What are your future plans to innovate your website? Will you add more functions and features?

Yes, we are working on frozen item and multiple vendor as our boutique affliates. I cannot tell everything but just always tag along with us and keep on with our development.

MASUK GEAR

Bulan June saya kena masuk gear 7 dah. Alhamdulillah kedai kami di Perlis sudah 80% dan tinggal 20% untuk susun atur stok dan sudah boleh beroperasi.

Kontena kontena untuk jemaah sudah selamat semuanya dan order order hypermarket untuk Ramadhan stock semuanya selamat sampai.

Sekarang kita tumpukan kepada order hypermarket untuk hajj preparation dan order baru yang saya sangat excited.

Kami juga tengah bersilat untuk urusan pendaftaran Saudi FDA untuk stok Kedai Asia kami di Jeddah.

Food fest bulan Ogos nanti dan sekarang we are starting to talk about Foodmarket Johor! How excited.

Alhamdulillah semua ni berkat doa mak ayah.

3D

image

Teringat saya tahun 2014 rasanya saya masa tu tengah gila buat projek 3D mural hasil kegilaan hasutan kawan saya.

Mural pertama yang saya nak buat adalah di Kelantan.

Saya nak buat mural Tuanku Sultan Muhammad V dalam muka marah dekat Pasar Siti Khadijah dan ada ayat tulis dalam dialek Kelantan ‘Jaga kebersihan’.

Tujuannya supaya mural ini akan jadi kejutan, kegemparan di Kerajaan Negeri Kelantan dan jadi viral dan akhirnya tindakan drastik diambil sepertimana kisah Dato Seri Dr Mahathir memanggil Pulau Pinang Darul Sampah dan tindakan drastik terus diambil oleh Tan Sri Koh Tsu Koon ketika itu.

Mula saya nak buat belasah saja, kemudian saya pon fikir oklah kita buat courtesy call lah beberapa nama orang penting dekat Kota Bharu tu.

Semuanya kecut telur takut nanti Tuanku murka katanya. Semuanya nasihatkan saya jangan buat.

Saya pun hairan……. ish takut Tuanku murka sebab buat mural gambar Tuanku untuk tujuan baik, tapi tak malu pulak dekat Rasul sebab tak ikut sunnahnya menjaga kebersihan bandaraya.

Tahukah anda Kota Bharu adalah antara bandar yang sangat kurang bersih di Malaysia.

Last sekali saya malas saya buat belakang rumah jer projek syok sendiri. Syok sendiri pon 3 newspaper tulis pasal mural ni. Alhamdulillah.