TPPs DIARY

Melupakanmu adalah hukuman terberat bagiku, aku tak mampu melawan rindu

rindu yang sering tak tunduk kepada tuannya

kerana rindu tercipta ribuan kemungkinan, entah berujung syahdu atau tak ada lagi temu.

Pada bening airmata

kulabuhkan rasa rindu 

Kelak kau akan tahu, merawat rindu tak semudah ikhtiar,

memikirkanmu 

adalah dzikirku 

yang paling rindu

Seumpama semesta yang tak pernah berhenti bertasbih … dengan caranya, aku memuji Tuhanku dengan cara tak lazimku, 

Menikmati senja sendiri adalah caraku merenungi hakikat ilahi.

mensyukuri isi dunia.

Kumulai dengan alfatihah 

Biarkan sejenak rindu dipucuk maya

Bismillah indahnya dunia…

sebagai dzikir mengingat ilahi 

menjelma himpunan doa doa, munajat tanpa pura pura 

Semoga cinta kita

menggenang dalam dada

bermuara pada keabadian

disyurga sana

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s